Sabtu, 18 April 2015

mengapa?

Hembusan nafas,teriakan hati dan semuanya seakan kini telah berubah.
Tuhan...terkadang aku merasa bingun dengan setiap langkah yang terjadi dihidupku sekarang. Andai saja aku bisa memutar kembali waktu,mungkin menjadi seorang anak kecil saja yang akan kupilih.
Beban terberat seorang anak kecil tidak akan serumit ini,ya. Aku merindukannya,merindukan menjadi sesosok anak manis dengan dua kepang rambut yang mamah buat,aku rindu..

Sekarang aku beranjak dewasa,tapi entah mengapa hatiku menciut..inikah kehidupan yang sebenarnya? Aku lelah,demi tuhan,kenapa aku merasa hatiku tidak sebahagia dan sebebas dulu selama masih kecil dan berada dilingkungan sekolah.

Hujan...apakah kehidupanku sekarang bagaikan hujan?
Merauk,menetes,selalu tergoyahkan hati serta perasaan ini..
Aku cuma rindu kehidupan dulu,ya aku rindu dimana saat hujan turun aku masih bisa tertawa lepas..